TemuBunda.com – Halo, Bunda! Pada masa kehamilan, menjaga kadar HB (hemoglobin) tetap normal adalah hal yang sangat penting. Itulah mengapa banyak calon ibu mencari tahu tentang makanan penambah HB ibu hamil untuk memastikan tubuh tetap bertenaga dan janin berkembang dengan optimal. Rendahnya kadar HB bisa membuat Bunda cepat lelah, pusing, pucat, bahkan berisiko mengalami anemia yang berdampak pada kesehatan janin. Karena itu, melalui artikel ini temubunda.com akan membahas secara lengkap apa saja makanan yang bisa membantu meningkatkan HB secara alami dan aman untuk ibu hamil.

Topik ini juga terhubung dengan pembahasan nutrisi pada artikel panduan lengkap kehamilan sehat untuk Ibu baru. Jika Bunda ingin memahami konteks besar tentang nutrisi kehamilan, jangan lewatkan artikel utamanya setelah selesai membaca panduan ini.
Mengapa HB Rendah Sering Terjadi pada Ibu Hamil?
Selama kehamilan, volume darah Bunda meningkat hingga sekitar 40–50%. Dengan meningkatnya volume darah, tubuh membutuhkan lebih banyak zat besi untuk membentuk hemoglobin — yaitu protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh serta ke janin. Jika asupan zat besi tidak mencukupi, HB Bunda bisa menurun, dan inilah awal terjadinya anemia kehamilan.
Anemia yang tidak ditangani dapat menyebabkan janin kekurangan oksigen, meningkatkan risiko kelahiran prematur, berat badan rendah, dan komplikasi lainnya. Karena itu, penting untuk menjaga asupan nutrisi terutama dari makanan kaya zat besi, asam folat, dan vitamin C yang mendukung penyerapan zat besi.
Jenis dan Type Makanan Penambah HB Ibu Hamil
Makanan Tinggi Zat Besi Hewani

Sumber zat besi hewani (heme iron) lebih mudah diserap tubuh dibandingkan zat besi nabati. Inilah beberapa makanan utama yang sangat efektif membantu menaikkan kadar HB:
- Daging merah seperti sapi dan kambing, kaya zat besi dan protein.
- Hati ayam, salah satu makanan penambah HB paling kuat, namun konsumsi harus dibatasi dan sesuai saran dokter.
- Ikan seperti salmon atau tuna, mengandung zat besi sekaligus omega-3 yang penting untuk perkembangan otak janin.
- Daging ayam, alternatif lebih ringan dan mudah dicerna bagi Bunda yang kurang cocok dengan daging merah.
Saat mengonsumsi makanan ini, pastikan semuanya dimasak hingga matang untuk menghindari risiko infeksi atau bakteri berbahaya.
Makanan Tinggi Zat Besi Nabati

Jika Bunda ingin variasi makanan yang lebih ringan atau vegetarian, sumber zat besi nabati bisa menjadi pilihan yang bagus. Walaupun penyerapannya lebih rendah, makanan berikut tetap efektif bila dikonsumsi rutin:
- Bayam, kaya zat besi dan asam folat.
- Kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang polong, dan lentil.
- Biji-bijian seperti chia seed, pumpkin seed, dan sunflower seed.
- Tahu dan tempe, sumber nabati yang mudah diolah untuk makanan harian.
Untuk memaksimalkan manfaat zat besi nabati, kombinasikan dengan vitamin C seperti jeruk, stroberi, atau tomat agar penyerapannya lebih efektif.
Makanan Kaya Asam Folat

Asam folat adalah nutrisi penting yang tidak hanya membantu pembentukan sel darah merah, tetapi juga mendukung perkembangan sistem saraf janin. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan anemia megaloblastik. Beberapa makanan tinggi asam folat yang cocok untuk ibu hamil adalah:
- Brokoli dan sayuran hijau gelap lainnya.
- Buah alpukat, kaya asam folat dan lemak sehat.
- Jeruk dan buah-buahan citrus lainnya.
- Kacang almond dan kacang tanah.
Asam folat juga bisa diperoleh melalui suplemen. Panduan lengkapnya bisa Bunda baca pada artikel turunan “Daftar Vitamin dan Suplemen Penting Saat Hamil” di TemuBunda.com.
Makanan Kaya Vitamin C untuk Membantu Penyerapan Zat Besi

Tanpa vitamin C, zat besi — terutama dari sumber nabati — tidak bisa diserap tubuh dengan maksimal. Beberapa makanan kaya vitamin C yang sangat baik dikonsumsi bersama makanan penambah HB antara lain:
- Jeruk, lemon, dan jeruk nipis.
- Paprika merah, salah satu sumber vitamin C tertinggi.
- Kiwi dan stroberi.
- Tomat dan jus tomat.
Menggabungkan zat besi dengan vitamin C adalah kombinasi sukses untuk mempercepat kenaikan HB.
Baca Juga Tentang : Daftar Vitamin dan Suplemen Penting Saat Hamil
Minuman dan Konsumsi yang Sebaiknya Dihindari

Beberapa jenis minuman dapat menghambat penyerapan zat besi dan memperlambat kenaikan HB. Bunda perlu memperhatikan hal ini agar usaha meningkatkan HB tidak sia-sia:
- Teh dan kopi — kandungan tanin dan kafeinnya menghambat penyerapan zat besi.
- Minuman bersoda — tinggi gula dan tidak memiliki manfaat nutrisi.
- Susu — baik untuk kalsium, tetapi dapat menurunkan penyerapan zat besi jika dikonsumsi berdekatan.
Jika Bunda ingin minum susu dan suplemen zat besi, beri jarak minimal 1–2 jam agar manfaatnya tidak saling mengganggu.
Tips Mengonsumsi Makanan Penambah HB agar Hasil Lebih Optimal

Meningkatkan HB tidak hanya soal makan makanan yang tepat, tetapi juga bagaimana mengolah dan mengatur pola makan sehari-hari. Berikut beberapa tips yang bisa Bunda terapkan:
- Masak makanan dengan teknik sehat seperti rebus, kukus, atau panggang.
- Konsumsi makanan penambah HB secara rutin, bukan hanya sekali dua kali.
- Kombinasikan zat besi hewani + vitamin C untuk hasil cepat.
- Perhatikan porsi — jangan makan berlebihan, tetapi tetap dalam jumlah cukup.
- Jika dokter memberikan suplemen zat besi, konsumsi sesuai dosis.
Pola makan yang konsisten akan membantu HB naik secara bertahap dan stabil.
Kapan Bunda Perlu Memeriksakan HB ke Dokter?

Tes HB biasanya dilakukan pada awal kehamilan, trimester kedua, dan trimester ketiga. Namun, Bunda perlu melakukan pemeriksaan tambahan jika mengalami gejala berikut:
- Mudah lelah meski aktivitas ringan.
- Sering pusing atau berkunang-kunang.
- Wajah dan bibir terlihat pucat.
- Detak jantung cepat.
- Sesak napas.
Baca Juga Tentang : Tanda Bahaya Kehamilan yang Harus Segera Diperiksa
Jika HB sangat rendah, dokter mungkin akan memberikan suplemen khusus atau penanganan tambahan untuk memastikan kesehatan ibu dan janin tetap aman.
Kesimpulan tentang manakan penambah HB Ibu Hamil
Bunda, menjaga kadar HB selama kehamilan bukan hal sulit, asalkan Bunda memilih makanan tepat dan menerapkan pola makan yang konsisten. Mulai dari daging merah, bayam, alpukat, hingga buah-buahan tinggi vitamin C — semua membantu tubuh memproduksi sel darah merah dengan lebih baik. Jadi point utama untuk menambah HB adalah dengan nutrisi yang tepat maka HB akan naik secara alami dan pastinya lebih aman.
Apakah Bunda sedang berusaha menaikkan HB? Makanan apa saja yang sudah Bunda coba? Atau mungkin Bunda punya pertanyaan seputar anemia kehamilan? Yuk, bagikan cerita dan pengalaman Bunda di kolom komentar.







