Cara Menghitung Usia Kehamilan Dengan Mudah Dan Akurat

Cara Menghitung Usia Kehamilan Dengan Mudah Dan Akurat

TemuBunda.com – Setelah bunda merasakan tanda-tanda kehamilan, maka saatnya untuk mengetahui cara menghitung usia kehamilan. Hal ini menjadi penting karena agar bunda tahu kapan perkiraan kelahiran sang buah hati (HPL) sehingga anda dapat mempersiapkan segala sesuatunya denga lebih baik dan tentunya dapat mengontrol perkembangan janin di dalam kandungan dari bulan ke bulan.

Agar dapat menjalani kehamilan dengan sehat dan menghasilkan buah hati yang berkualitas, haruslah melakukan konsultasi maupun pemeriksaan ke dokter atau bidan sesuai jadwal yang sudah di rekomendasikan oleh dokter.Olehkarenanya dengan mengetahui cara menghitung usia kehamilan, maka ibu hamil dapat mengetahui kapan jadwal pemeriksaan ke dokter maupun bidan dengan lebih akurat, sehingga akan tercapai harapan untuk menjalani kehamilan yang sehat dan menghasilkan buah hati yang berkualitas.

Selama ini para calon ibu dan calon ayah untuk dapat menghitung usia kehamilan rata-rata hanya dengan mengira-ngira berdasarkan hari atau bulan terakhir menstruasi. Padahal hal tersebut bukanlah satu-satunya acuan utama untuk dapat menghitung usia kehamilan. Masih banyak cara dan metode penghitungan usia kandungan lainnya yang dapat bunda terapkan untuk menghitung usia kandungan dengan lebih mudah dan akurat.

Untuk itu kali ini TemuBunda.com akan memberikan tips tentang cara menghitung usia kehamilan dengan mudah dan akurat. Berbagai metode dan cara yang dapat bunda lakukan untuk menghitung usia kandungan adalah sebagai berikut :

Berbagai Metode Cara Menghitung Usia Kehamilan

1) Perhitungan Dengan Metode Kalender

Menghitung usia kehamilan dengan metode kalender ini dapat dilakukan dengan alat yang sudah kami sediakan, sehingga bunda akan lebih memudahkan dalam mempergunakannya.

Kalkulator penghitung usia kehamilan

Alat yang pertama adalah dengan menggunakan kalkulator penghitung usia kehamilan. Bunda hanya perlu memasukkan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) pada kolom yang sudah disediakan. Agar hasilnya bisa lebih akurat lagi, sebaiknya masukkan juga rata-rata lama siklus haid bunda setiap bulan. Silahkan masukan data yang dibutuh dengan benar pada tabel berikut ini.

Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) Tanggal (DD)
Bulan (MM)
Tahun (YYYY)
Lama Siklus Haid Rata-rata
*Boleh tidak diisi
(22 – 45 hari) *Umumnya 28 hari
Perkiraan Pembuahan
Perkiraan Usia Janin
Perkiraan Siap Dilahirkan
Perkiraan Tanggal Kelahiran
Trimester Pertama
Trimester Kedua
Trimester Ketiga

Keterangan:

  • Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) adalah hari pertama anda haid pada periode terakhir menstruasi anda. Misalkan anda sudah telat haid 1 bulan, maka anda harus mengingat kapan hari terakhir anda haid.
  • Lama Siklus Haid Rata-rata adalah lama periode menstruasi anda. Biasanya anda tahu jika dilihat dalam tanggal haid tiap bulannya maka tanggalnya akan maju beberapa hari. Anda hitung kapan hari terakhir anda haid kemudian haid kembali disaat anda belum hamil atau menstruasi normal anda.

Cara Menghitung Usia Kehamilan dengan Metode Kalender

Alat perhitungan kehamilan metode kalender menggunakan hari pertama haid terakhir (HPHT) pada alat diatas didasarkan pada cara perhitungan dengan rumus Hamil Neagele.

Rumus Hamil Neagele

Perhitungan dengan rumus hamil Neagele sebenarnya sangat sederhana untuk digunakan memperkirakan hari perkiraan lahir (HPL), caranya adalah sebagai berikut :

Rumus Neagele pada siklus haid rata-rata selama 28-30 hari :

  • Untuk mendapatkan tanggal :

Menambahkan 7 (+7) pada HPHT.

  • Untuk mendapatkan bulan :

Mengurangi 3 (-3) pada HPHT

  • Untuk bulan yang tidak bisa dikurangi 3 (Januari, Februari, Maret) :

Menambahkan 9 (+9) pada HPHT dan tahun tidak ditambah.

  • Untuk mendaatkan tahun :

Menambahkan 1 (+1) pada HPHT

Contoh perhitungannya adalah sebagai berikut:

  • Pada bulan yang bisa dikurangi 3 (-3)

HPHT = 5 Juni 2015 atau 05-06-2015

HPL = tanggal (5+7) =12, bulan (6-3)=3, tahun (2015+1)=2016.

Maka hari perkiraan lahir (HPL) nya adalah tanggal 12 Maret 2016

  • Pada bulan yang tidak bisa dikurangi 3 (-3)

HPHT = 5 Januari 2015 atau 05-01-2015

HPL = tanggal (5+7) =12, bulan (1+9)=10, tahun (2015)=2015.

Maka hari perkiraan lahir (HPL) nya adalah tanggal 12 Oktober 2015

Rumus Neagele pada siklus haid rata-rata selain 28-30 hari :

  • Hari Perkiraan Lahir (HPL) = HPHT + 9 bulan + Siklus haid rata-rata – 21 hari.

2) Perhitungan Dengan Metode Tinggi Fundus Rahim (Fundus Uteri)

Fundus atau dalam istilah kedokteran yang memiliki arti bagian atas rahim yang terletak diantara tuba falopi. Cara kerja metode ini adalah dengan mengukur perkembangan janin, fundus akan semakin meninggi ketika fase kehamilan dan perkembangan janin sehingga perkembangan ini bisa dijadikan metode untuk memperkirakan usia kehamilan.

Cara menghitung usia kehamilan dengan metode fundus rahim adalah dengan meraba puncak rahim yang menonjol di bagian dinding perut. Penghitungan dimulai mulai dari tulang kemaluan sampai dengan puncak rahim. Misalnya saja, jika jarak antara tulang kemaluan sampai dengan puncak rahim adalah 16 cm, berarti kehamilan sudah berusia 16 cm.

Metode tinggi fundus rahim ini biasanya dipergunakan oleh dokter untuk memastikan perhitungan kelender dengan tinggi fundus rahim untuk memastikan apakah perkembangan fundus sudah sesuai atau belum. Metode tinggi fundus rahim ini dapat dipergunakan dengan 2 cara, yang pertama adalah dengan jari dan yang kedua adalah dengan tali pengukur. Berikut ini adalah penjelasannya :

1. Metode Tinggi Fundus Rahim Dengan Jari

Pengukuran metode tinggi fundus rahim dengan jari ini menggunakan 2 jari sebagai patokan, yaitu dengan melihat tinggi fundus lalu menempelkan jari pada perut si ibu hamil. Setiap ada kenaikan 2 jari tangan maka menunjukkan pertambahan usia 2 minggu. Apabila puncak rahim sudah berada di atas pusar, ini berarti kenaikan jari menunjukkan pertambahan usia 4 minggu. Perkiraan kalkulasi lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

cara menghitung usia kehamilan

2. Metode Tinggi Fundus Rahim Dengan Tali Ukur

Pengukuran metode tinggi fundus rahim dengan tali ukur ini dilakukan bukan dengan penggaris akan tetapi mempergunakan tali pengukur supaya bisa menekuk dan sesuai lekuk perut ibu hamil sehingga pengukuran akan lebih akurat. Perkiraan kalkulasi lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

3) Perhitungan Dengan Metode USG

Dalam perkembangan teknologi kedokteran, USG atau dalam bahasa kedokteran disebut dengan ultrasonologi merupakan kemajuan teknologi kedokteran yang amat sangat membantu. USG memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dengan mengukur ukuran tengkorak, ukuran jantung, panjang janin, ginjal dsb. Melalui USG ini bunda akan dapat melihat secara langsung bagaimana perkembangan janin dalam kandungan, bahkan seiring perkembangan teknologi USG tidak hanya dalam 2 dimensi akan tetapi juga secara 3 dimensi.

Dengan demikian maka metode USG ini dapat digunakan sebagai cara menghitung usia kehamilan yang paling akurat. Dalam menghitung usia kehamilan dengan metode USG, metode ini menggunakan 3 cara dalam 3 tahap perkiraannya, yaitu :

  1. Gestational Sac (GS)

Cara Gestational Sac ini dilakukan dengan cara mengukur diameter kantong kehamilan. Metode ini dilakukan pada awal kehamilan setelah dipastikan kehamilan dari ciri-ciri hamil yang dialami sang ibu. Biasanya metode ini dilakukan pada usia kehamilan 6-12 minggu.

  1. Grown Rump Length (GRL)

Cara Grown Rump Length  ini dilakukan dengan cara mengukur jarak antara kepala dan bokong pada janin. Biasanya metode ini dilakukan perkiraan usia 7-14 minggu.

  1. Biparietal Diameter (BPD)

Cara Biparietal Diameter ini dilakukan dengan cara menghitung diameter kepala janin pada usia kehamilan dengan perkiraan 12 minggu. Metode ini yang kemudian akan sering digunakan untuk mengontrol kondisi janin dalam kandungan, apakah perkembangan sudah sesuai dengan perhitungan metode kalender ataukah belum.

Dari semua metode dan cara menghitung usia kehamilan di atas, yang paling mudah untuk bunda lakukan adalah dengan metode kalender. Pada umumnya, disaat pemeriksaan dokter untuk pertama kalinya, dokter juga akan menggunakan motode kalender. Setelah diketahui hasil dari perhitungan dengan metode kalender tersebut, barulah akan dijadikan sebagai dasar untuk memantau perkembangan janin dan kondisi kesiapan sang ibu dengan metode fundus ataupun USG.

Demikian berbagai metode perhitungan cara menghitung usia kehamilan dengan mudah dan akurat yang bisa bunda praktekan langsung untuk mengetahui usia kehamilan bunda. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membantu bunda dalam meraih kehamilan yang sehat.

Jika bunda merasa informasi ini membantu, silahkan bagikan artikel ini agar dapat semakin bermanfaat untuk bunda-bunda lain yang membutuhkan. Atau jika bunda ada yang ingin ditanyakan, silahkan tinggalkan komentar di bawah ya bun…

Ayo Bunda, Bagikan Info Menarik Ini!
Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *