Tanda Kelahiran Prematur

Tanda Kelahiran Prematur Yang Wajib Ibu Hamil Ketahui

TemuBunda.com – Pada umumnya, ibu hamil melahirkan bayinya secara normal ketia usia kandungan telah mencapai 37–42 minggu. Apabila ibu hamil melahirkan sang buah hati pada usia kandungan dibawah 28 minggu maka kelahiran ini disebut dengan kelahiran preterm labour atau yang kita kenal sebagai kelahiran prematur. Pada kelahiran prematur sang bayi akan membutuhkan perawatan yang lebih intensif, sebab pada kelahiran prematur resiko komplikasi medis pada sang bayi akan lebih besar dibanding dengan kelahiran secara normal. Untuk itu bagi ibu hamil diharuskan mengetahui tanda tanda kelahiran prematur agar bisa segera mempersiapkan segala sesuatunya apabila hal tersebut terjadi.

tanda kelahiran prematur

Bayi yang lahir secara prematur lebih membutuhkan perawatan lebih intensif dibanding bayi yang lahir dengan normal sebab bayi yang lahir secara prematur meiliki resiko lebih tinggi dalam mengalami komplikasi kesehatan seperti infeksi aliaran darah, pendarahan otak, meningitis dan sepsis. Selain komplikasi kesehatan, bayi yang lahir prematur juga memiliki resiko mengalami komplikasi jangka panjang seperti gangguan motorik, penyakit paru-paru kronis dan gangguan penglihatan. Pada usia kelahiran prematur sangatlah berkaitan dengan organ paru-paru si bayi yang masih belum sempurna, oleh karenanya diperlukan alat bantu medis seperti ventilator yang mana akan membantu si buah hati untuk bernafas.

Selain itu bayi yang lahir prematur pada banyak kasus yang sudah terjadi akan bermasalah dengan suhu tubuhnya. Sang bayi yang lahir prematur akan mengalami hipotermi atau kedinginan, sebab bayi yang lahir prematur belum bisa menjaga suhu tubuh normal. Bayi prematur yang memiliki masalah untuk mengkoordinasikan pergerakan otot untuk mengisap dan menelan, diperlukan alat bantu untuk memberikan asupan makanan yaitu melalui jarum suntik yang di suntikan kedalam pembuluh darah si bayi atau dengan selang yang dimasukan ke dalam hidungnya. Seperti yang telah diketahui bahwa banyak terjadinya komplikai pada bayi yang mengalami kelahiran prematur untuk itu anda harus lebih siap dan mewaspadainya.

Siapakah yang lebih beresiko melahirkan bayinya secara prematur ?

Kelahiran secara prematur dapat terjadi kepada siapa saja, akan tetapi dalam beberapa kondisi tertentu membuat ibu hamil menjadi lebih beresiko untuk melahirkan bayi secara prematur, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Anda yang memiliki riwayat kelahiran prematur pada anak sebelumnya.
  2. Anda yang sedang mengandung bayi kembar.
  3. Anda yang mengalami kekerasan fisik atau melakukan aktifitas yang berat selama kehamilan sehingga membahayakan janin.
  4. Anda yang mengalami tekanan darah tinggi, diabetes, preeklamsia dan kelainan darah.
  5. Kehamilan anda merupakan hasil program bayi tabung.
  6. Anda yang menggunakan obat-obatan terlarang atau meminum minuman beralkohol selama kehamilan.
  7. Memiliki bentuk rahim yang tidak normal.
  8. Anda yang menggunakan alat kontrasepsi IUD ketika sedang hamil.

Apa saja tanda-tanda yang menunjukan gejala melahirkan prematur ?

Apabila anda mengalami tanda-tanda seperti dibawah ini, ada baiknya anda perlu waspada, sebab mungkin saja tanda-tanda tersebut menandakan bahwa anda akan melahirkan secara prematur. Berikut adalah tanda-tanda kelahiran prematur yang harus bunda ketahui :

  1. Sering terjadi kontraksi dalam kurun waktu setiap 10 menit atau lebih pada fase usia kehamilan dibawah 37 minggu. Berdasarkan pengalaman ibu hamil yang sudah pernah melahirkan bayi secara prematur, kontraksi terjadi sebanyak 4-5 kali dalam 1 jam.
  2. Usia kandungan belum memasuki 37 minggu akan tetapi terjadi kram atau sakit perut pada perut bagian bawah seperti ketika anda sedang menstruasi.
  3. Sering timbul keinginan untuk mengejan saat buang air besar yang disebabkan oleh nyeri pinggul bagian bawah secara intensif.
  4. Keluar cairan dari vagina atau area kewanitaan secara berlebih serta timbul flek berwarna merah terang di usia kehamilan dibawah 9 bulan.
  5. Terjadi perembesan atau penyemburan cairan dari dalam vagina atau area kewanitaan.
  6. Bayi terasa mendorong kebawah.
  7. Merasakan sakit punggung atau pinggang bagian bawah yang terjadi secara berlanjut ataupun datang dan pergi.

Bagaimana cara mengecek kontraksi untuk mengetahui tanda kelahiran prematur?

Anda dapat melakukan pengecekan kontraksi untuk mengetahui tanda kelahiran prematur dengan melakukan beberapa cara berikut :

  1. Letakan jara-jari tangan anda pada perut bagian bawah.
  2. Apabila anda meraasakan rahim anda mengeras dan melemah, maka itulah yang disebut dengan kontraksi.
  3. Catatlah waktu setiap kali kontraksi dimulai dan usahakan untuk menghentikan kontrakasi.
  4. Turunkan kaki anda dan ubah posisi anda, selanjutnya minum 2-3 gelas air putih.
  5. Apabila kontraksi berlangsung setiap 10 menit atau lebih sering lagi, segeralah minta bantuan ke dokter atau bidan.

Demikianlah tanda-tanda kelahiran prematur yang mungkin terjadi. Apabila anda mengalami tanda-tanda seperti diatas ketika usia kehamilan anda memasuki usia 37 minggu, sebaiknya anda segera mengunjungi dokter kandungan untuk diperiksa dan mendapatkan pertolongan medis secepatnya. Kehamilan prematur bukanlah sesuatu yang harus anda takuti selama anda memiliki informasi wawasan dan ilmu untuk menghadapinya.

Selain itu, pada zaman modern seperti sekarang ini sudah banyak teknologi yang dapat digunakan untuk membantu anda dalam mengurangi resiko komplikasi pada bayi, salah satunya adalah dengan bed rest, pemberian obat-obatan tertentu untuk menunda persalinan hingga kondisi paru-paru bayi sempurna atau dengan pemberian steroid apabila dokter tidak dapat lagi menunda persalinan. Semoga pengetahuan diatas dapat menjadikan bunda lebih siap dan waspada untuk menghadapi kelahiran bayi yang prematur, sehingga kelahiran tetap dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Ayo Bunda, Bagikan Info Menarik Ini!
Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *