TemuBunda.com — Setelah menjadi ibu, waktu terasa berjalan dua kali lebih cepat. Bangun pagi, menyusui, menidurkan bayi, menyiapkan makanan, membereskan rumah, dan sebelum sadar, hari sudah berakhir. Banyak ibu merasa tidak punya kesempatan untuk merawat diri karena tugas rumah tangga dan kebutuhan bayi tidak ada habisnya. Padahal, merawat diri bukan hanya soal kecantikan, tetapi bagian penting dari kesehatan wanita dan kesehatan mental. Jika Bunda tidak menyisihkan waktu untuk diri sendiri, tubuh bisa kelelahan dan pikiran mudah stres. Kabar baiknya, Bunda tidak perlu waktu berjam-jam untuk merawat diri. Dengan manajemen waktu yang tepat, kebiasaan kecil yang konsisten, dan strategi sederhana, Bunda tetap bisa menikmati momen self-care meskipun hari sedang sibuk. Pada artikel kali ini, temubunda.com akan membantu Bunda menemukan tips management waktu untuk ibu hamil dan ibu baru agar tetap bisa menjaga kesehatan tubuh dan pikiran sambil tetap menjalani peran dan kesibukan sebagai ibu.

Menerima Bahwa Rutinitas Hidup Sedang Berubah
Langkah pertama management waktu untuk ibu adalah dengan menerima bahwa kehidupan Bunda memang berubah. Jadwal yang dulu rapi kini tidak selalu bisa diikuti. Ini bukan kesalahan Bunda, tetapi bagian normal dari perjalanan menjadi ibu. Dengan menerima perubahan ini, Bunda akan lebih mudah menyesuaikan diri dan tidak terlalu keras pada diri sendiri.
Setiap ibu memiliki ritme berbeda. Jangan membandingkan diri dengan jadwal orang lain, karena setiap bayi punya pola tidur dan kebutuhan yang unik.
Menentukan Prioritas Harian

Ketika waktu terbatas, Bunda tidak perlu menyelesaikan semuanya dalam sehari. Membuat prioritas harian membantu mengurangi stres dan membuat hidup terasa lebih teratur. Dengan membuat skala prioritas, management waktu untuk ibu yang sibuk akan menjadi lebih mudah.
Cobalah menuliskan 3 hal penting setiap pagi, misalnya:
- memandikan bayi,
- memasak makan siang,
- dan 10 menit untuk merawat diri.
Tiga hal ini cukup. Jika ada tugas lain yang selesai, itu bonus. Dengan cara ini, Bunda tidak merasa kehabisan waktu atau terbebani dengan daftar panjang pekerjaan.
Manfaatkan “Waktu Kecil” untuk Merawat Diri
Ibu baru mungkin tidak memiliki waktu panjang untuk me-time. Tapi justru di sinilah teknik memanfaatkan “waktu kecil” menjadi sangat efektif. Waktu kecil adalah jeda singkat 1–5 menit di sela aktivitas.
Contohnya:
- pakai lip balm sambil menyusui,
- oleskan hand cream sebelum tidur,
- stretching 2 menit saat bayi tidur,
- oleskan lotion setelah mandi,
- hirup aromaterapi untuk relaksasi cepat,
- rapikan rambut atau cuci wajah di pagi hari.
Walaupun singkat, kebiasaan ini dapat membantu management waktu untuk ibu agar tubuh dan pikiran tetap segar sepanjang hari.
Teknik “Time Blocking” ala Ibu Baru
Bunda tidak perlu membuat jadwal ketat. Cukup tentukan blok waktu fleksibel, misalnya pagi, siang, dan malam.
- Blok pagi: mandi, sarapan, cuci wajah.
- Blok siang: makan, istirahat, menyusui.
- Blok malam: skincare 5 menit, rileksasi.
Dengan cara ini, Bunda tahu kapan melakukan hal tertentu tanpa harus mengikuti menit demi menit.
Jangan Ragu Meminta Bantuan

Peran sebagai ibu tidak perlu dijalani sendirian. Bila memungkinkan, mintalah bantuan pasangan atau keluarga. Misalnya:
- pasangan memandikan bayi,
- orang tua memasak,
- adik membantu membereskan rumah,
- atau keluarga menggantikan menjaga bayi satu jam.
Mengatur waktu tidak akan berhasil jika Bunda memikul semua beban sendirian. Bantuan kecil dari orang sekitar sangat berarti bagi kesehatan mental dan fisik Bunda.
Ciptakan Rutinitas Self-Care yang Sederhana
Merawat diri tidak harus rumit. Cukup rutinitas pendek yang bisa dilakukan kapan saja.
Contohnya:
- cuci wajah + moisturizer tiap pagi,
- sheet mask seminggu sekali sambil menyusui,
- mandi air hangat untuk meredakan pegal,
- pakai minyak rambut untuk mengurangi hair fall.
Rutinitas ini tidak menghabiskan waktu tetapi tetap memberi rasa nyaman.
Jadikan Istirahat Sebagai Bagian dari Manajemen Waktu

Tidak ada manajemen waktu yang efektif jika tubuh Bunda terlalu lelah. Istirahat bukan kemewahan—ini kebutuhan dasar. Jika tubuh kurang tidur, semuanya terasa lebih sulit, emosi tidak stabil, dan kulit lebih kusam.
Cobalah tidur saat bayi tidur. Bila tidak bisa, ambil power nap 10–15 menit. Tidur singkat pun sudah cukup untuk memulihkan energi.
Belajar Mengatakan “Tidak” pada Hal yang Tidak Mendesak
Bunda tidak harus mengerjakan semuanya dalam satu hari. Jika ada pekerjaan rumah yang tidak terlalu penting, tunda. Jika ada undangan yang membuat Bunda semakin lelah, tolak dengan halus.
Memilih hal yang penting akan membuat waktu dan tenaga Bunda lebih fokus pada kesehatan tubuh dan kebahagiaan keluarga kecil.
Mulai Hari dengan Kebiasaan yang Membuat Mood Baik
Mood pagi sangat memengaruhi produktivitas. Bunda bisa memilih hal kecil seperti:
- minum air hangat,
- cuci wajah,
- mendengarkan musik lembut,
- stretching ringan,
- membuka jendela dan menghirup udara segar.
Kebiasaan kecil ini membantu tubuh merasa lebih segar dari pagi hari.
Sediakan Satu Sudut Kecil untuk Perawatan Diri
Bunda bisa membuat sudut kecil di kamar atau dekat tempat tidur untuk menyimpan lotion, lip balm, skincare, sisir, dan aromaterapi. Sudut kecil ini memudahkan Bunda merawat diri tanpa harus berpindah tempat.
Dengan menempatkan perlengkapan di posisi yang mudah dijangkau, kebiasaan self-care akan lebih konsisten.
Kesimpulan tentang Management Waktu Untuk Ibu Agar Tetap Bisa Merawat Diri
Manajemen waktu bagi ibu baru tidak harus sempurna. Yang penting adalah menemukan ritme yang sesuai dengan kondisi Bunda dan bayi. Dengan memanfaatkan waktu kecil, meminta bantuan, membuat rutinitas sederhana, dan menempatkan diri sebagai prioritas, Bunda tetap bisa merawat tubuh dan pikiran di tengah kesibukan. Mengelola waktu adalah kunci merawat diri tanpa rasa bersalah karena mengabaikan tugas lainnya.
Untuk gambaran besar mengenai perawatan tubuh ibu, kesehatan wanita, dan kecantikan alami setelah melahirkan, Bunda bisa membaca artikel tentang Rahasia Kesehatan dan Tips Kecantikan Alami untuk Para Ibu.
Bunda biasanya kesulitan di bagian mana dalam mengatur waktu? Atau punya tips ampuh untuk ibu lain? Silakan tulis di kolom komentar ya, Bun.







