Rambut Rontok Saat Hamil? Ini Tips Jitu Cara Mengatasinya

Rambut Rontok Saat Hamil? Ini Tips Jitu Cara Mengatasinya

TemuBunda.com – Rambut sehat dan subur pastinya menjadi idaman setiap wanita, tidak terkecuali pada ibu hamil. Ibu hamil sering mengeluhkan kondisi rambut semakin menipis dan terjadi kerontokan selama kehamilan memasuki trimester akhir bahkan hingga pasca persalinan. Padahal sebelum kehamilan rambut masih sehat-sehat saja dan tidak terjadi penipisan maupun kerontokan. Kebanyakan ibu hamil telah mencoba berbagai cara mengatasi rambut rontok saat hamil seperti dengan melakukan perawatan rambut di salon tapi justru menimbulkan ke khawatiran, apakah perawatan rambut di salon mengandung zat kimia yang berbahaya bagi kandungan sehingga menyebabkan gangguan pada janin?

Sebenarnya bunda tidak perlu merasa khawatir jika selama kehamilan mengalami rambut rontok. Sebab hal tersebut sudah wajar terjadi dikarenakan ketika hamil dan setelah melahirkan tubuh secara alamiah akan mengalami perubahan hormon yang dapat mempengaruhi kesuburan rambut. Meskipun anda tidak peru khawatir karena merupakan proses yang alami dan bukan merupakan kerontokan rambut permanen akan tetapi proses pencegahan harus tetap dilakukan. Pada artikel kali ini TemuBunda.com akan berbagi tips mengatasi rambut rontok saat hamil, sehingga akan lebih membantu bunda dalam memahami kondisi rambut selama kehamilan.

Kondisi Rambut Selama Kehamilan

Cara Mengatasi Rambut Rontok Saat Hamil

Setiap ibu hamil memiliki kondisi rambut yang berbeda-beda ketika hamil. Bermacam-macam kondisi rambut seperti rambut berminyak, perubahan rambut dari yang tadinya subur menjadi lebih lama tumbuh, perubahan tekstur rambut yang tadinya lurus menjadi keriting maupun sebaliknya dan yang paling ditakutkan adalah rambut menjadi rontok. Ibu hamil sering mengalami stres dan khawatir jika terjadi kerontokan pada rambut maka akan mengalami kebotakan, maka timbul pertanyaan apakah rambut dapat kembali menjadi subur setelah proses persalinan?

Untuk menjawab pertanyaan tentang cara mengatasi rambut rontok saat hamil, sebelumnya perlu dipahami bahwa kerontokan rambut pada ibu hamil normalnya akan berlangsung sampai proses persalinan. Hal tersebut dikarenakan pada saat kehamilan pada tubuh secara alamiah akan mengalami kenaikan hormon dan tingkat kesuburan rambut masuk ke fase istirahat, yang merupakan siklus rambut rontok normal. Pada periode tiga bulan setelah melahirkan kenaikan hormon pada tubuh kembali ke tingkat normal dari yang tadinya dalam fase istirahat. Puncak kerontokan rambut biasanya terjadi pada periode 3-4 bulan setelah melahirkan sebagai folikel rambut untuk proses peremajaan.

Kondisi rambut dalam fase ini tidaklah cukup serius untuk menyebabkan kebotakan atau rontok permanen dan normalnya akan mulai berkurang dalam waktu 3-4 bulan setelah melahirkan. Jika pada masa kehamilan anda merasa bahwa rambut rontok secara tidak wajar, hal tersebut mungkin saja dikarenakan anda mengalami kekurangan vitamin atau mineral.

Penyebab Rambut Rontok Saat Hamil

Ketika sedang hamil, tubuh akan memproduksi hormon kehamilan yang dapat menyebabkan adanya produksi minyak kulit kepala (sabum) jadi meningkat. Peningkatan sabum menyebabkan peningkatan kelembaban rambut dan akan semakin tinggi ketika ibu hamil mengalami stres. Peningkatan minyak kulit kepala juga dapat terjadi apabila ibu hamil mencuci rambut atau keramas dengan menggunakan sampo yang tidak tepat, begitu juga dengan konsumsi makanan yang berlemak secara berlebihan.

Rambut rontok yang terjadi ketika menjelang persalinan dan setelah persalinan dapat terjadi dikarenakan ibu hamil mengalami kadar hormon estrogen dalam tubuh yang turun tajam sehingga mengakibatkan ketidak stabilan antara peningkatan atau penurunan hormon tiroid. Selain itu kekurangan vitamin dan zat besi yang tidak seimbang juga dapat mengakibatkan rambut rontok pada ibu hamil.

Rambut anda yang tumbuh pada satu waktu sekitar 90%, sedangkan yang lainnya 10% memasuki fase istirahat. Setiap 2-3 bulan rambut rontok dan memungkinkan rambut baru tumbuh di tempatnya, hal tersebut menjadikan para ibu hamil menjadi was-was dan khawatir akan terjadi sulitnya tumbuh rambut baru yang menyebabkan kebotakan. Setiap ibu hamil jelas memiliki kondisi seperti ini yang berbeda-beda karena pengaruh hormon antara ibu hamil satu dengan yang lainnya berbeda-beda.

Selain hal yang sudah saya sebutkan diatas, rambut rontok yang dialami oleh ibu hamil dapat juga terjadi karena kesehatan reproduksi. Bahkan rambut rontok bisa juga terjadi akibat penghentian konsumsi pil KB atau jenis hormon lain yang bertujuan untuk pengendalian kelahiran, keguguran atau lahir mati, ketidakseimbangan hormonal dan juga abortus.

Tips Cara Mengatasi Rambut Rontok Selama Kehamilan

Berikut ini adalah beberapa tips dari TemuBunda.com yang dapat anda ikuti untuk mencegah rambut rontok selama kehamilan :

  1. Hindari menguncir / mengikat rambut atau rol rambut terlalu ketat.
    Mengikat / menguncir rambut terlalu ketat dapat membuat rambut menjadi tertarik dan menyebabkan rambut menjadi stres.
  2. Konsumsi buah-buahan dan sayuran yang mengandung flavonoid dan antioksidan.
    Banyak mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran yang mengandung flavonoid dan antioksidan dapat memberikan perlindungan bagi folikel rambut dan mendorong pertumbuhan rambut lebih cepat.
  3. Menggunakan sampo dan kondisioner yang terdapat kandungan sulfur atau biotin dan silika.
    Sampo dan kondisioner yang mengandung sulfur atau biotin dan silika akan menjaga kelembaban, merangsang pertumbuhan dan kesehatan rambut. Selain itu juga dapat menjadi vitamin tambahan bagi rambut, sehingga rambut tetap sehat, tidak rapuh dan memiliki akar yang kuat. Untuk mencegah terjadi kerontokan rambut yang semakin parah, anda dapat menggunakan sampo yang berbahan alami seperti ginseng dan tonic yang aman untuk ibu hamil.
  4. Gunakan sisir rambut yang lembut.
    Rambut yang basah cenderung menjadi lebih rapuh. Oleh karena itu agar rambut tidak patah dan rontok ketika disisir, gunakan sisir yang memiliki gigi lebih halus.
  5. Atur suhu hairdryer atau catok rambut dengan suhu yang tepat.
    Jika anda menggunakan hairdryer atau catok rambut untuk meluruskan / curly rambut aturlah hairdryer atau catok rambut dengan suhu yang tepat. Ada baiknya gunakan suhu yang agak dingin karena jika terlalu panas akan menyebabkan rambut menjadi kering, rapuh, menyebabkan gangguan pada akar rambut dan memperparah kerontokan rambut.
  6. Lengkapi menu harian dengan vitamin dan mineral.
    Untuk mengurangi rontok selama kehamilan anda dapat melengkapi menu harian anda dengan vitamin dan mineral seperti Vitamin B kompleks, Vitamin C, Vitamin E dan juga Zinc.
  7. Pilih model rambut pendek.
    Ketika sedang hamil, ada baiknya anda memilih model rambut yang pendek. Karena pada ibu hamil jika memiliki model rambut panjang akan lebih berat dan akan mengakibatkan akar rambut bermasalah sehingga mudah rontok.
  8. Hati-hati dengan perawatan salon.
    Berhati-hatilah dengan perawatan di salon, hindari penggunaan bahan kimia karena dapat berbahaya bagi kesehatan janin.
  9. Konsultasi dengan dokter ahli.
    Apabila kerontokan rambut terjadi dengan sangat parah mencapai 100 helai perhari bahkan lebih dan memicu kebotakan, sebaiknya anda segera berkonsultasi dengan dokter ahli untuk memastikan keseimbangan hormon dalam tubuh anda selama hamil dan dapat mencegahnya tanpa harus khawatir terjadi gangguan pada kesehatan janin.

Dengan demikian bunda tidak perlu merasa khawatir jika mengalami rambut rontok ketika sedang hamil. Karena kerontokan rambut ini bukanlah kerontokan rambut permanen yang mengakibatkan kebotakan melainkan perubahan hormonal yang terjadi selama kehamilan. Memang pada umumnya ibu hamil akan bermasalah dengan rambut rambut rontok dan kerontokan rambut selama kehamilan ini hanyalah bersifat sementara. Rambut rontok akan normal kembali dalam waktu 6 sampai 12 bulan setelah melahirkan.

Apakah anda memiliki tips lainnya? jika anda memiliki tips untuk mencegah rambut rontok selama kehamilan lainnya, bunda dapat berbagi dengan kami melalui kolom komentar di bawah.

Ayo Bunda, Bagikan Info Menarik Ini!
Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *